Jumat, 31 Januari 2014

Contoh teks anekdot dan teks humor beserta perbedaannya

Rakha Rana Misk
X IIS 1

Teks anekdot
Otak Orang Indonesia Masih Mulus
KONON otak orang Indonesia sangat digemari dan jadi rebutan di antara calon penerima donor otak manusia. Di bursa pasar gelap, harga otak manusia Indonesia dikabarkan paling tinggi. Setiap ada persediaan hampir bisa dipastikan langsung laku terjual.
Orang-orang pun heran. Mengapa bukan otak orang Yahudi yang terkenal cerdas-cerdas itu yang diburu? Mengapa bukan otak orang-orang Jepang, yang tersohor memiliki kemampuan tinggi dalam bidang teknologi, yang diperebutkan? Atau, mengapa tidak otak orang Cina yang sudah dikenal luas lihai berbisnis? Mengapa justru otak orang Indonesia?
Setelah dilakukan semacam penelitian, ternyata persepsi para penerima donor otak dalam menentukan pilihan bukan pada standar umum seperti asumsi di atas. Jawab mereka: “Habis, otak orang Indonesia rata-rata masih mulus. Soalnya jarang dipakai!”
 
Teks humor
Menunggu Bis Jalur 54
Seorang gadis lugu baru pertama kali mengunjungi kota Washington, DC. Dia sangat ingin mengunjungi sebuah tempat di kota itu. Karena tidak tahu arah yang pasti, dia lalu menanyakannya kepada seorang polisi yang ada di dekatnya.
“Permisi Pak,” kata gadis itu, “Saya mau pergi ke ‘Capitol Building’, bagaimana caranya ya?” Dengan ramah polisi itu berkata, “Anda tunggu saja disini dan tunggulah bis nomor 54 dan bis itu akan membawa Anda langsung sampai ke ‘Capitol Building’.”
Gadis itu langsung mengucapkan terima kasih kepada si polisi dan polisi itu pergi.
Tiga jam kemudian si polisi kembali lagi ke posnya dan mendapati bahwa si gadis masih berdiri di tempat yang sama.
Si polisi langsung menghampiri gadis tersebut dan berkata, “Permisi Nona, tapi untuk bisa pergi ke ‘Capitol Building’ Anda harus naik bis nomor 54. Aku sudah mengatakannya tiga jam yang lalu bukan? Kenapa Anda masih menunggu di sini?”
Dengan lugunya sang gadis menjawab, “Nggak usah khawatir Pak, nggak lama lagi kok… barusan bis yang ke-45 sudah lewat kok, jadi masih kurang 9 bis lagi!”
 
Perbedaan teks anekdot dan teks humor
Teks anekdot adalah sebuah cerita singkat dan lucu atau menarik, yang mungkin menggambarkan kejadian atau orang sebenarnya.Fungsi utama teks anekdot untuk menyindir atau mengkritik. Sedangkan teks humor adalah permainan kata yang menggelikan. Freud membagi dua jenis humor yaitu1) Humor polos,Yakni berupa sekedar permainan kata. Dalam lelucon yangmenyenangkan, terdapat rasa kepuasan, senyum samar dansuasana yang sesaat menjadi ringan. 2) Humor tendensius, humor yang memiliki motif jahat.Lelucon yang dilontarkan oleh orang jahat yang memiliki motif menyerang, mengejek atau membela diri. Fungsi utama teks humor untuk menghibur.

3 komentar:

  1. Kak mau nanya . Fungsi teks anekdot dalam sastra itu positif atau negatif . Kalau positif kenapa kalau negatif kenapa ? Tolong jelaskan . Please kak

    BalasHapus
  2. Kalau positif nya itu untuk mengubur orang
    Tapi kalau negatif nya saya kurang tau,mohon maaf kalau salah

    BalasHapus