Minggu, 08 Juni 2014

Nama : Farrah Monita
Kelas : X IS 1


Nama : Dinda Ayu Fitri R
Kelas : X IIS 1
K.D : 4.4 

          Marlah adalah si tukang mimpi. Dia membuat ibu Tantri kesal, karena marla sering melamun dan menghayal terlalu tinggi. Ibu Tantri adalah walikelas Marla. Dia menghayal bahwa dia sekolah desain di luar negeri. Mungkin london atau paris dan magagng di sekolah mode ternama kelas dunia. Setelah Marla lulus SMP dia melanjut sekolah jurusan busana dan Marla mendapatkan beasiswa di Singapura.

Rabu, 04 Juni 2014

Amilia fadilah. KD 4.4

Ada seseorang yang bernama Marla dia adalah si tukang mimpi. Dia juga murid berprestasi tapi kelakuannya membuat Ibu Tantri kesal. Ibu Tantri adalah wali kelas Marla. Ibu Tantri kesal karena Marla selalu melamun dan menghayal terlalu tinggi. Marla melamun kan bahwa dia sekolah desain di luar negeri. Mungkin London atau Paris dan magang di sekolah mode ternama kelas dunia.

Setelah Marla lulus SMP dia melanjutkan kesekolah juruan bagian busana. Dengan upaya keras dia berhasil mendapatkan beasiswa di Singapura lewat internet. Prestasi gemilangnya kini dia terpilih diutus belajar di Paris. Jadi beranilah bermimpi, dan jaga baik-baik, jangan sampai ada yang merampasnya. Dan perkataan guru itu tidak sesalu benar. Jadi, percaya diri lah seperti Marla.

Selasa, 03 Juni 2014

K.D 4.1 menginterpretasi teks ( sabrina khoirunnisa X IIS 1 )

    1. Pertanyaan Literal
Siapakah Marla ?
Marla adalah seorang siswi SMP. Ia merupakan siswi dari Ibu Tantri ( wali kelas Marla ) yang suka melamun dan bermimpi menjadi seorang desainer terkenal.

   2. Pertanyaan Inferensial
Mengapa Marla dapat sukses ?
Karena Marla tidak berhenti bermimpi serta percaya terhadap cita-citanya sambil terus berusaha mewujudkan apa yang ia inginkan.

   3. Pertanyaan Intergratif
Hal apa yang disindir dari cerita tersebut ?
Tidak semua perkataan guru baik dan harus selalu kita ikuti.

Bagaima sifat Marla ?
Percaya diri dan berani.
Dia tetap percaya diri dan berani untuk berusaha mewujudkan mimpinya meskipun gurunya sendiri berkata itu tidak mungkin.

K.D 4.5 :mengonversi teks ( Marla, Si Tukang Mimpi ) Sabrina Khoirunnisa X IIS 1

Marla selalu berusaha tampil modis, walaupun tidak selalu berhasil. Ia juga terkenal suka melamun. Suatu ketika wali kelas nya menegurnya karena ia sibuk melamun.

Bu Tantri : "Marla, kenapa melamun saja ?"
Marla      : "Aku cuma keasyikan aja kok, Bu."
Bu Tantri : "Asyik apa, Marla ?"
Marla      : "Bu, setiap hari aku membayangkan aku sekolah desain di liar negeri. Mungkin London atau       Paris. Lalu aku magang di sekolah mode ternama kelas dunia. Mungkin Prada, Gucci, Armani, Fendi, atau Vercase, Chanel, Dolce & Gabanna, Dior..."
Bu Tantri : "Marla.. jangan meracau."
Marla      : "Ehm..Bu, rancanganku akan diperagakan model-model kelas dunia. Brand Marla's dijual di mal-mal top New York, Paris, Tokyo, London.."
Bu Tantri : "Marla !"
Marla      : "I-iya, Bu ?"
Bu Tantri : "Melamun harus ada batasnya. Ayahmu hanya pegawai negeri kelas II dan ibumu penjahit. Kau harus menghentikan lamunanmu atau kelakuanmu."

Marla tetap saja sering melamun. Akhir tahun pelajaran semua nilainya baik. Lulus SMP ia melanjutkan sekolah kejuruan bagian busana. Dengan upaya keras ia mendapatkan beasiswa melalui internet ke Singapura, hingga ia diutus belajar di Paris. Dua puluh tahun kemudian, seorang wanita cantik dan fashionable menyambut kedetangan serombongan murid SMP dan seorang pembimbing. Di pintu dan etalase tercetak dengan huruf besar : Marla's

Bu Tantri : "Anak-anak, dua puluh tahun yang lalu, Ibu menegur Marla karena berani  bermimpi yang tak mungkin. Syukur, ia tidak menaati teguran ibu."

Bu Tantri menoleh kepada Marla dan melanjutkan kalimatnya

Bu Tantri : "Marla, entah berapa mimpi murid yang telah ibu rampas. Kini biarlah murid-murid ini belajar berani bermimpi seperti kamu. Maafkan Ibu, Marla."

Beranilah bermimpi, dan jaga baik-baik, jangan sampai ada yang merampasnya.

Senin, 02 Juni 2014

K.D 4.4 Nama : Alfi Sagita Kelas : X. IIS 1

Nama: Alfi Sagita
Kelas : X. IIS 1
K.D 4.4

Ada seseorang yang bernama Marla dia adalah si tukang mimpi. Dia juga murid berprestasi tapi kelakuannya membuat Ibu Tantri kesal. Ibu Tantri adalah wali kelas Marla. Ibu Tantri kesal karena Marla selalu melamun dan menghayal terlalu tinggi. Marla melamun kan bahwa dia sekolah desain di luar negeri. Mungkin London atau Paris dan magang di sekolah mode ternama kelas dunia.

Setelah Marla lulus SMP dia melanjutkan kesekolah juruan bagian busana. Dengan upaya keras dia berhasil mendapatkan beasiswa di Singapura lewat internet. Prestasi gemilangnya kini dia terpilih diutus belajar di Paris. Jadi beranilah bermimpi, dan jaga baik-baik, jangan sampai ada yang merampasnya. Dan perkataan guru itu tidak sesalu benar. Jadi, percaya diri lah seperti Marla.

Kamis, 27 Maret 2014

Minggu, 16 Maret 2014

K.D 4.1

Nama :Nurfadillah
Kelas  : X IIS 1

1.     SiapakahMarla ?
-Siswi SMP yang suka bermimpi
2.    Hal apa yang disindir/dikritik dari teks anekdot tersebut ?
-Guru,karena menegur dan menghentikan impian muridnya
3.    Mengapa Bu Tantri marah ?
-Karena Marla melamun pada saat jam pelajaran berlangsung,dan terus mengecoh tentang lamunannya
4.    Bagaimana sikap dan sifat Marla?

-Berani bermimpi dan berpegang teguh
Nama :Nurfadillah
Kelas  : X IIS 1

MALAM  MINGGU MIKO
Judul        : JajahRumah Anna
Abstrak    : MikokedatangantamudariLuarNegeriyaitu  Anna
Orientasi   :Koper Anna tertinggal di airport dandiambilolehMiko,Dovi,dan Jovi. Lalu Anna         memberikantiketkeKanadakepadaMiko,Dovi,dan Jovi.
Krisis        : Saat Anna memberikanpenginapankepadaMiko,Jovi,danDovidan Anna berkata    “Anggapsajarumahsendiri”

Reaksi      : padasaatMiko,Jovi,danDovimemasangfotokeluarganya di rumah Anna.

ANEKDOT HUKUM PERADILAN

Nama :Nurfadillah
Kelas  : X IIS 1

ANEKDOT HUKUM PERADILAN

           Pada zaman dahulu di suatu Negara ada seorang tukang pedati yang melawati jembatan yang baru dibangun. Tukang pedati itu tejatuh karena kayu yang dibuat jembatan tidak kuat. Si tukang pedati dan keluarganya menuntut si pembuat jembatan agar dihukum. Si pembuat jembatan tidak mengaku bersalah dan menimpakan permasalahannya kepada tukangkayu. Namun si tukang kayu pun tidak terima dan menimpakan permasalahannya kepada si penjual kayu.

Penjual kayu pun tidak terima dan menimpakan kesalahannya kepada si pembantu tukang kayu,namun si pembantu tukang kayu tidak secerdas seperti ketiga orang yang sudah dibawa kehadapan hakim dan tidak bias member alasan yang jelas untuk membebaskan dirinya. Kemudian si pembantu tukang kayu akan dipenjara,namun ia tidak memiliki uang dan berbadan besar. Akhirnya dan ia pun digantikan dengan pembantu yang berbadan kecil dan memiliki uang,lalu ia pun dipenjara.

Senin, 03 Maret 2014

KD.4 Rizki Aprilia Dewi X IIS I

Nama     : Rizki Aprilia Dewi
Kelas     : X IIS I
              KD.4.4
Ada seseorang yang bernama Marla dia adalah si tukang mimpi. Dia juga murid berprestasi tapi kelakuannya membuat Ibu Tantri kesal. Ibu Tantri adalah wali kelas Marla. Ibu Tantri kesal karena Marla selalu melamun dan menghayal terlalu tinggi. Marla melamun kan bahwa dia sekolah desain di luar negeri. Mungkin London atau Paris dan magang di sekolah mode ternama kelas dunia.

Setelah Marla lulus SMP dia melanjutkan kesekolah juruan bagian busana. Dengan upaya keras dia berhasil mendapatkan beasiswa di Singapura lewat internet. Prestasi gemilangnya kini dia terpilih diutus belajar di Paris. Jadi beranilah bermimpi, dan jaga baik-baik, jangan sampai ada yang merampasnya. Dan perkataan guru itu tidak sesalu benar. Jadi, percaya diri lah seperti Marla.

Sabtu, 01 Maret 2014

Nama : Dinda Ayu F
Kelas : X IIS 1





Pertanyaan Literal
1. Siapakah marla?
Jawab : marla si tukang mimpi
Pertanyaan Inferesial
1. Mengapa marla melamun?
Jawab : karena setia hari si marla membayangkan suatu hari aku sekolah desain di luar negeri.
Pertanyaan Integratif
1. Hal apa yang disindir?
Jawab : "melamun harus ada batasnya. Ayahmu hanya pegawai negeri kelas II dan ibumu penjahit kau harus menghentikan lamunanmu atau kelakuanmu.
Pertanyaan Evaluatif
1. Menurut anda, bagaimana sikap/sifat marla?
Jawab : berani, berusaha, sering melamun.
Nama : Dinda Ayu F
Kelas : X IIS 1
K.D 33




Khutbah nasruddin
1. - Ya, karena dari awal sampai akhir teks berisi tentang khutbah nasruddin
- khutbah nasruddin
2. Ya ada, suatu ketika orang-orang mengundang nasruddin untuk menyampaikan khutbah di sebuah majelis.
3. - Ya, yaitu nasruddin dan hadirin
- Ya, ditempat mimbar
- ada, tentang nasruddin yang akan berkhutbah
4. Ada, yaitu ketika nasruddin bertanya sebagian mengatakan "Tidak!"dan sebagian mengatakan "Ya!"
5. - Ya ada, baiklah kalau begitu sebagian yang sudah tahu bisa mencertitkan kepada sebagian yang belum tahu.
- ya, karena jawaban nasruddin membuat hadirin srmakin bingung.
6. Ya ada, turun meninggalkan mimbar.
7. Tidak ada, karena tidak menunjukan waktu srbelumnya.
8. Ya ada, ketika hadirin mengatakan "Tidak!" dan "Iya!"
9. Ya ada, "baiklah kalau begitu sebagian yang sudah tahu bisa menceritakan kepada sebagian lainnya yang belum tahu.

Senin, 24 Februari 2014

Nama : Nurika Cahya
Kelas : X IIS 1
K.D 44



Pada suatu hari ada tukang pedati yang ingin menyebrangi jalan melewati jembatan. Tiba-tiba jembatan yang ia sedang lewati rusak dan dia pun jatuh ke sungai bersama kuda dan pedatinya. Keluarga si Tukang Pedati itu pun tidak terima dan melaporkan kepada Yang Mulia Hakim.
       Yang Mulia Hakim pun memanggil si Pembuat Jembatan, tetapi si Pembuat jembatan pun tidak terima dan menumpahkan kesalahan pada si tukang kayu. Namun si tukang kayu tidak terima juga dan menumpahkan salahnya pada Pembantu yang mempunyai salah berbadan pendek, kurus, dan punya uang. Akhirnya pembantu pun yang salah dan masuk penjara.
Nama : Dera Miranda H
Kelas : X IIS 1
K.D 33




1. Judul -> Ya, karena dijelaskan dalam judulnya, Nasruddin akan khutbah
2. Abstrak -> Ya, objeknya adalah Nasruddin dan dia akan menyampaikan khutbah di Majelis
3. Orientasi -> Ya, karena disana tertulis tempat dan pengenalan para tokoh, pengenalan terhadap peristiwanya sudah ada ketika dia sudah mengucapkan salam
4. Krisis -> Ketika hadirin mengundangnya kembali, lalu dia mengajukan pertanyaan yang sama
5. Reaksi -> Ada, ketika hadirin menjawab pertanyaannya dengan "ya" dan "tidak!", lalu Nasruddin menjawab "baiklah, jadi yang tahu tolong beri tahu yang tidak tahu" lalu dia pun turun dari mimbar.
6. Koda -> Tidak ada, Karena tidak ada penyelesaian.
7. Penggunaan kata yang menunjukan waktu lampau -> ada, "Suatu ketika"
8. Kata seru untuk menegaskan hal-hal tertentu -> ada, "Ya" dan "Tidak"
9.Penggunaan kalimat yang menyatakan unsur kelucuan terhadap sesuatu yang serius -> "baiklah, kalau kalian sudah tahu aku tidak akan membuang waktu berharga kalian"
BELLA INDAH S.M
X IIS 1
BAHASA INDONESIA


1. Apa mimpi marla? (literal)
Menjadi desainer yang terkenal
2. Hal apa saja yang bisa di ambil dari cerita tersebut? (intergratif)
Mimpi bisa menjadi kenyataan
3. Apa sifat marla? (evluatif)
Pantang menyerah dan percaya diri
4. Siapa marla? (inferensial) Murid
BELLA INDAH S.M
X IIS 1
BAHASA INDONESIA KD 44




Anekdot Hukum Peradilan
   Ada seorang tukang pedati yang mau menyebrangi jembatn tiba-tiba jembatannya rusak dan dia jatuh ke sungai bersama pedati dan kuda nya.keluarga pedati tidak terima dan dia melaporkan ke pada hakim.

   Dan setelah itu dipanggil si pembuat jembatan,tetapi si tukang jembatan itu tidak terima lalu dia memanggil tukang kayu,dan tukang kayu tidak terima lalu dia memanggilkan pencari kayu.pada akhirnya hakim menyalahkan yang berbadan pendek,kurus dan punya uang
Nama : Dera Miranda H
Kelas : X IIS
K.D 44




Meringkas teks anekdot

      Pada suatu hari ada tukang pedati yang ingin menyebrangi jalan melewati jembatan. Tiba-tiba jembatan yang ia sedang lewati rusak dan dia pun jatuh ke sungai bersama kuda dan pedatinya. Keluarga si Tukang Pedati itu pun tidak terima dan melaporkan kepada Yang Mulia Hakim.
       Yang Mulia Hakim pun memanggil si Pembuat Jembatan, tetapi si Pembuat jembatan pun tidak terima dan menumpahkan kesalahan pada si tukang kayu. Namun si tukang kayu tidak terima juga dan menumpahkan salahnya pada Pembantu yang mempunyai salah berbadan pendek, kurus, dan punya uang. Akhirnya pembantu pun yang salah dan masuk penjara.

Minggu, 23 Februari 2014

Khutbah Nasruddin

Nama : RizkiApriliaDewi
Kelas  : X.IIS I
1.     -Ya, karenajudulnyamenceritakankhutbahNasruddin di sebuahmajelis.
-Ya, singkat,padat, danjelas. KarenajudulditulislangsungtertujukepadakhutbahnyaNasruddin.Buktinya “KhutbahNasruddin”
2.     Ya, ada. Hal yang hendakdikritikataudisindiradalahsebagianbesarhadirindalammajelisitutidakterlampaubersemangatuntukmendengarkankhutbahnya. Buktinyaada di paragraph duakalimatpertama.
3.     -Tidak, karenahadirin di majelisitusudahmengenalNasruddin.
-Ya, ada. Di mimbarmajelis di sebuahmajelis.Buktinyaada di paragraph duakalimatpertama .
-Ya, ada. KarenahadirinterusmengundangNasruddindihariitu, keesokanharinya.Dan minggudepannyauntukmenutupi rasa bingungdanpenasaran.Buktinyaada di paragrafkeduatetapitidakdisebutkanpembahasannya, tetapitersirat.Keesokanharinyaada di paragraftiga, danminggudepannyaberadadipararagrafkeempat.
4.     Ya, ada. HadirinterusmengundangNasruddinhinggaminggudepannya. Buktinyaadalah “minggudepannya,…………”
5.     -Tidakadajawabanuntukpermasalahannya, karenahadirinmencobauntukmenjawab “tidak” dan “ya” secarabersamaan, tetapihanyadijawabsingkatolehNasruddindengan “baiklah, kalaubegitusebagian yang sudahtahubisamenceritakankepadasebagianlainnya yang belumtahu.”
-ReaksimenariknyasaatNasruddinterusmengulangperkataannya, dantidakbertanggungjawabataskhutbahnya.
6.     Tidakada, karenapermasalahannyatidakberujungdantidakadajawabannya.
7.     Yatampak, buktinyaadalah “suatuketika…………”
8.     Yatampak, buktinyaadalahsaathadirinmengatakan “tidak” dan “ya”

9.     Yatampak, tetapidicantumkankelucuannya, kelucuannyatersirat. 

Rabu, 19 Februari 2014

Nama kelompok : -Dera Miranda H
                            - Tiara Mursalina

Minggu, 16 Februari 2014

Nama : Juwita Dwi Astuti
Kelas : X.IIS 1


-Tokoh : Miko, Dovi, Anca, Jovi, Anna, Bule cowok, Bule Cewek.
-Judul   : "Jajah Rumah Anna"
-Abstrak : Ketika Miko dan Dovi sedang bermain congklak dan kedatangan jovi dan anna.
-Orientasi : Ketika jovi mengenalkan anna kepada miko dan anna dibiarkan menginap dirumah miko oleh miko dan dovi.
 -Krisis : Ketika anna mengakui rumah miko menjadi rumahnya kepada teman-teman anna.
-Reaksi : ketika anna memberi tiket ke kanada kepada miko, dovi, dan jovi
-Kelebihan film : Lucu, karena mas Anca tidak mengerti bahasa inggris, dan ia harus melihat dikamus dahulu selama 2 jam. dan mas Anca ikut-ikutan bersama bule-bule untuk berpesta dan menyuruh majikannya (Miko) untuk mengambilkan kipas karena panas.
-Kritikan : seharusnya Anna tidak seenaknya walaupun ada basa-basi "Anggap rumah sendiri"

Caecilia Rumondang - Menginterpretasi Teks Anekdot

Nama : Caecilia Rumondang 
Kelas : X IIS 1 

 Tugas 
Marla , Si Tukang Pemimpi 
1. Pertanyaan Literal 
Siapakah Si Marla ?
Ia adalah seorang murid dari Ibu Tantri (wali kelasnya ) yang suka sekali melamun . 

2. Pertanyaan Inferensial 
Mengapa Marla dapat sukses?
Karna ia terus bermimpi dan terus berusaha mewuudkannya .

3. Pertanyaan Intergratif 
       Hal apa yang disindir dari  cerita tersebut ? 
Tidak semua perkataan guru itu baik atau benar bagi kita 
4. Bagaimana sifat Marla ?
Pemimpi yang konsekuen dan Bependirian teguh .
Marla adalah seorang murid yang memiliki mimpi dan berusaha mewujudkannya , ia juga seorang yang memiliki pendirian yang teguh . 
Nama : Nurika Cahya
Kls : X IIS 1 


Judul  film : Malam Minggu Miko (Jajah Rumah Anna) 
Abstrak : Yaitu ketika Miko dan Dovi sedang bermain congklak dimeja makan, tiba-tiba ada bell berbunyi. Ternyata itu dari Jovi kakaknya Dovi dan Jovi membawa seorang temannya yang bernama Anna. Orientasi: Ketika Anna menanyakan koper miliknya kepada Jovi. Tidak tahunya Jovi meninggalkan koper milik Anna di bandara. 
Krisis : Ketika Miko, Dovi, dan Jovi pergi untuk mengambil koper milik Anna di bandara, Miko bilang begini kepada Anna "Anggap rumah sendiri". Anna langsung memasang foto neneknya dan memanggil semua teman-temannya untuk berpesta di didalam rumah Miko yang sudah ia anggap rumah sendiri. Reaksi : Teman-temannya Anna pulang, sebagai tanda terimakasih Anna membelikan tiket gratis ke Kanada untuk Miko, Dovi, dan Jovi. Sesampainya di Kanada, Anna bilang begini kepada Miko, Dovi, dan Jovi "Anggap rumah sendiri". Langsung mereka bertiga memasang foto neneknya didalam rumah Anna yang sudah ia anggap rumah sendiri.=) 
kelebihan film ini : Lucu, karena mas Anca tidak mengerti bahasa inggris, dan ia harus melihat dikamus dahulu selama 2 jam. dan mas Anca ikut-ikutan bersama bule-bule untuk berpesta dan menyuruh majikannya (Miko) untuk mengambilkan kipas karena panas. 
Krikitikan : seharusnya Anna tidak seenaknya walaupun ada basa-basi "Anggap rumah sendiri"

Febri Yanti S - Menganalisi Teks Anekdot

Nama: Febri Yanti S
Kelas: X.IIS.1
MENGANALISIS TEKS ANEKDOT (K.D 3.3)

1.               Judul                : -Ya, karena ada beberapa kata ‘khutbah’ dibeberapa kalimat.
                                     -Ya

2.               Abstrak            : -Tidak, ada yang hendak disindir/dikritik

3.               Orientasi         :  -Ada, karena di paragraph menyebutnkan nama seseorang yaitu Nasruddin dan Hadirin
         -Ada, yaitu Majelis. Kalimatnya: ‘’ Orang-orang mengundang Nasruddin untuk menyampaikan                 khutbah di sebuah majelis.                                                                                                                                   -Ada. Ketika si Nasruddin  tiba di mimbar, ia melihat sebagian besar Hadirin tidak bersemangat.
4.        Krisis                : -Nasruddin bertanya lagi kepada Hadirin kemudian sebagian Hadirin menjawab ‘’Ya’’ dan                                                sebagian ada           yang menjawab ‘’tidak’’.
5.        Reaksi              : -Nasruddin pun berkata lagi, ‘’Baiklah, akalau begitu sebagian yang sudah tahu bisa                                                        menceritakan kepada sebagian lainnya yang belum tahu’’
6.        Koda                : -Kemudian ia pun turun meninggalkan mimbar.
7.      Penggunaan kata yang            menunjukkan waktu lampau  : -Suatu Ketika
8.      Penggunaan kata seru untuk menegaskan hal-hal tertentu   : -Tidak!, Ya!,

9.        Penggunaan kalimat yang menyatakan unsur kelucuan terhadap sesuatu yang serius : - Nasruddin pun berkata lagi, ‘’Baiklah, akalau begitu sebagian yang sudah tahu bisa menceritakan kepada sebagian lainnya yang belum tahu’’ Kemudian ia pun turun meninggalkan mimbar.
NAMA : ANNISA NURKHALIZA
KELAS : X.IIS 1
K.D. 41

Pertanyaan Literal

1.     Siapakah ibu Tantri ?
Ø Wali kelas Marla

Pertanyaan Integratif

1.     Hal apa yang disindir/dikritik dalam teks anekdot tersebut ?
Ø Impian Marla yang ingin menjadi seorang desainer terkenal

Pertanyaan Inferensial

1.     Mengapa ibu guru menyentak Marla dan memarahi Marla ?
Ø Karena Marla mempunyai impian menjadi desainer terkenal yang dianggap gurunya itu terlalu tinggi dan tidak akan pernah tercapai.

Pertanyaan Evaluatif

1.     Menurut anda, bagaimana sikap/sifat Marla tersebut ?\

Ø Marla anaknya pemberontak, dan tidak mau menaati apa kata gurunya demi impiannya tersebut.
NAMA : ANNISA NURKHALIZA
KELAS : X. IIS 1
K.D.34 MENILAI TEKS ANEKDOT

Judul film tersebut adalah Jajah Rumah Anna. Abstrak dari film tersebut adalah rumah Miko kedatangan tamu ketika Miko dan Dovi sedang main congklak, tiba-tiba mereka kedatang tamu dari Kanada. Orientasi dari film tersebut adalah dari Anna ditawarkan minum sampai Anna meminjam palu karena ingin memajang semua foto nenek dan keluarganya. Krisis dari film tersebut adalah ketika Miko, Dovi, dan Jovi tiba dirumahnya, ternyata sudah terpampang semua foto keluarga Anna dan ternyata Anna mengundang temannya untuk pesta, karena Anna sudah menganggap rumah itu adalah rumah Anna seperti apa yang diungkapkan oleh Miko. Reaksi dari film tersebut adalah ketika Miko, Dovi, dan Jovi ingin membuat rencana, tiba-tiba Anna berbicara kepada mereka bahwa Anna akan pergi malam itu dan Anna akan memberikan tiket kepada mereka untuk berlibur ke Kanada
Kelebihan dari film tersebut adalah disaat Anca tidak mengerti perkataan si Anna, karena tidak mengerti lalu dia harus mencari terlebih dahulu arti dari perkataan si Anna di kamus bahasa inggris. Karena si Anca sangat lama menerjemahkannya, lalu Anna mengeluarkan kamus elektronik (Alfalink). Kelucuannya ketika Anca di tinggal di rumah berdua bersama Anna dan Anca tidak mengerti apa yang di ucapkan oleh Anna.

Penilaian kualitas pada film tersebut adalah sangat cukup karena semua struktur anekdotnya ada, dan kelucuannya pun cukup menghibur tetapi film tersebut belummempunyai kritikan yang menyindir.

Marla Situkang Mimpi

Pertanyaan Literan
1. Apa mimpi marla?
• menjadi seorang desainer terkenal
Pertanyaan Integratif
2. Hal apa yang dapat kalian ambil dri cerita tersebut?
• terkadang mimpi akan menjadi sebuah kenyataan ketika apa yang kita impikan dan kita mempunyai usaha untuk mendapatkannya
Pertanyaan Evaluatif
3. Bagaimana sifat Marla?
• dia adalah seorang yang pantang menyerah
Pertanyaan Inferensial
4. Mengapa guru memarahi Marla?
• karna marla melamun saat pelajaran sudah dimulai

Menilai anekdot yang berjudul "Malam Minggu Miko episode Jajah Rumah Anna"

Nama: Putri Milda RD
Kelas: XIIS1



Sabtu, 15 Februari 2014

menilai teks anekdot (malam minggu miko)

Nama : Sabrina Khoirunnisa

Serial malam minggu miko dengan episode berjudul " Jajah Rumah Anna" ini, dimulai dengan abstrak yaitu saat Miko dan Dovi sedang asyik bermain congklak kemudian jovi datang dengan membawa seorang bule ( teman jovi ) untuk menginap di kontrakan mereka. kemudian dilanjutkan dengan orientasi yaitu saat Miko, Dovi, dan Jovi pergi mengambil koper Anna yang tertinggal di bandara, kemudian Miko bilang ke Anna untuk menganggap kontrakannya seperti rumahnya sendiri sehingga Anna tanpa sungkan memajang foto keluarganya di kontrakan Miko. sampai pada Miko, Dovi, Jovi merasa kontrakan mereka di jajah dan ingin merebutnya kembali. Namun ternyata Anna mau pulang dan malah memberikan mereka bertiga tiket liburan ke kanada sebagai ucapan terima kasih. Krisis nya yaitu saat di Kanada Anna mengatakan pada Miko, Dovi, dan Jovi " anggap saja rumah sendiri ". reaksinya ketika Miko, Dovi, dan Jovi melakukan hal yang sama seperti yang anna lakukan saat di kontrakan mereka yaitu menjajah rumah anna dengan menempel foto anggota keluarga mereka.
kelebihannya yaitu ceritanya menarik dan mudah di pahami. di cerita tersebut juga terdapat kelucuan seperti saat Anna salah memahami maksud Miko tentang " anggap saja rumah sendiri ", mas Anca yang tidak dapat berkomunikasi dengan Anna karena tidak dapat berbahasa inggris. kemudian Miko, Dovi, dan Jovi yang menganggap sikap Anna adalah bentuk dari penjajahan. sampai saat mereka bertiga meniru menjajah rumah Anna. di cerita ini juga terdapat kritikan yaitu orang indonesia cenderung pemalas dan lebih suka menyuruh di banding melakukannya sendiri.
secara keseluruhan kualitas ceritanya bagus. cerita ini juga memiliki struktur anekdot yang lengkap. serta ceritanya yang ringan juga dapat menghibur penontonnya.

Jumat, 14 Februari 2014

K.D 3.3

Nama : Rakha Rana Misk
Tugas : Menganalisis Teks Anekdot

1) Judul
# Iya, judul telah menggambarkan keseluruhan isi teks. Karena di dalam isi teks Nasruddin diundang oleh orang-orang kota untuk menyampaikan khutbah di sebuah majelis.
# Iya, judulnya singkat,padat,dan jelas.
2) Abstrak
Terdapat abstrak,tetapi tidak ada objek atau hal yang hendak disindir atau di kritik. Karena tidak ada kalimat menyindir.
3) Orientasi
# Ada, buktinya yaitu pengenalan terhadap Nasruddin dan para hadirin.
# Ada, buktinya "Kemudian ia pun berjalan turun dari mimbar dan meninggalkan majelis."
# Ada, bukitinya "Ketika tiba di mimbar, dia mendapati bahwa sebagian besar hadirin dalam majelis itu tidak terlampau bersemangat untuk mendengarkan khutbahnya."
4) Krisis
Ada, buktinya "Kali ini orang-orang dibuat bingung, akhirnya mereka memutuskan untuk mencoba sekali lagi dan mengundangnya agar datang lagi minggu depan untuk menyampaikan khutbah."
5) Reaksi
Ada, buktinya "Minggu depannya, ketika naik mimbar, Nasruddin lagi-lagi bertanya dengan pertanyaan yang sama. Kali ini hadirin sudah bersiap-siap untuk pertanyaan itu, maka sebagian dari mereka ada yang menjawab "Tidak!" dan sebagian lagi ada yang menjawab "Ya!". Nasruddin pun berkata lagi, "Baiklah, kalau begitu sebagian yang sudah tahu bisa menceritakan kepada sebagian lainnya yang belum tahu." Reaksi dari teks anekdot tersebut lucu.
6) Koda
Ada, buktinya "Kemudian ia pun turun meninggalkan mimbar."
7) Penggunaan kata yang menunjukan waktu lampau
Ada, buktinya "Suatu ketika, orang-orang dikota mengundang Nasruddin untuk menyampaikan khutbah di sebuah majelis."
8) Penggunaan kata seru untuk menegaskan hal-hal tertentu
Ada, buktinya "Kali ini hadirin sudah bersiap-siap untuk pertanyaan itu, maka sebagian       dari mereka ada yang menjawab "Tidak!" dan sebagian lagi ada yang menjawab "Ya!"
9) Penggunaan kalimat yang menyatakan unsur kelucuan terhadap sesuatu yang serius
Ada, yaitu sebagian yang sudah tahu apa yang ingin disampaikan dengan Nasruddin dalam khutbahnya bisa menceritakan kepada sebagian lainnya yang belum tahu".

K.D 3.3

K.D : 3.3
Nama : Elfajrisa Rahmah Hadikusuma
Tugas Menganalisis Teks Anekdot 

1)    Iya, judulnya adalah khutbah Nasruddin karena pada teks tersebut lebih banyak menceritakan Nasruddin berkhutbah di sebuah majelis .
2)    Terdapat abstrak, tetapi tidak ada objek atau hal yang hendak di sindir atau dikritik. Bukti ada pada teks absrtak yaitu suatu ketika, orang-orang di kota mengundang Nasruddin untuk menyampaikan Khutbah di sebuah majelis .
3)    Orientasi pengenalan terhadap pelaku : ada, buktinya pengenalan para hadirin dan Nasruddin.
Orientasi pengenalan terhadap tempat : ada, buktinya ketika tiba di mimbar dan majelis.
Orientasi pengenalan terhadap peristiwa : ada, buktinya para hadirin tidak bersemangat mendengarkan khutbah Nasruddin.
4)    Krisis: ada, buktinya ketika nasruddin bertanya kepada para hadirin “ apakah kalian tahu apa yang akan saya sampaikan dalam khutbah ini?” dan akhirnya atau penyelesaiannya ada sebagian yang menjawab “ya” dan “tidak”.
5)    Reaksi: ada, buktinya yang mengerti di suruh oleh Nasruddin untuk menjelaskan khutbah tadi dan yang tidak mengeri pergi ,reaksi dari teks anekdot tersebut lucu.
6)    Koda : ada, buktinya ada pada kalimat “ kemudian Nasruddin pun turun meninggalkan mimbar.
7)    Ada, suatu ketika.
8)    Ada yaitu tidak dan ya.
9)    Menurut saya penggunaan kalimat yang lucu adalah yang mengerti dengan khutbah Nasruddin disuruh menjelaskan kemabali sedangkan yang tidak mengerti pergi.

K.D 3.3

NAMA  : LAILIA NUR FADHILA
KELAS  : X.IIS.1
K.D       : 3.3
*Judul
1. -apakah judul telah menggambarkan keseluruhan isi teks?
    - ya, karena teks tersebut tentang khutbah nasruddin
2. -apakah judul singkat, padat, dan jelas?
    - iya, karena judul sendiri sudah mewakili semua isi cerita
*Abstrak
3. - Apakah ada uraian ringkas tentang objek atau hal yang hendak di sindir atau di kritik?
    - tidak ada
*Orientasi
4. - Apakah ada pengenalan terhadap pelaku?
    - Ada, karena di teks tersebut di sebutkan nama salahsatu tokoh yaitu “ Nasruddin “
5. - Apakah ada pengenalan terhadap tempat?
    - Ada, karena di teks di sebutkan sebuah tempat yaitu “ majelis “
6. - Apakah ada pengenalan terhadap peristiwa?
    - ada, yaitu saat nasruddin hendak berkhutbah, tapi tidak jadi
*Krisis
7. - apakah ada tahapan cerita dan cerita yang memuncak dan hampir menuju ke     penyelesaian?
    - ada, di teks di tuliskan “ apakah kalian tau apa yang akan saya sampaikan?”
*reaksi
8. - apakah ada jawaban terhadap permasalahan yang di ajukan pada tahap krisis?
    - ada, yaitu ada yang menjawab iya dan ada yang menjawab tidak
9. - apakah reaksi menarik (lucu dan mengesankan?)
    - saat nasruddin berkata “ baiklah kalau begitu sebagian yang sudah tahu bisa menceritakan kepada yang belum tahu”
*koda
10. - apakah ada penutup, yang merupakan penegasan terhadap hal yang di kritik/di sindir?
      - tidak ada
*Penggunaan kata yang menunjukkan waktu lampau
11. - apakah tampak penggunaan kata-kata yang menunjukkan waktu lampau?
       - ada, saat nasruddin mengulang pertanyaan yang sama
*penggunaan kata seru untuk menegaskan hal hal tertentu
12. - apakah tampak penggunaan kata seru untuk menegaskansesuatu yang penting?
      -  ada, saat nasruddin berkata ia tidak akan berkhutbah karena hadirin sudah tau apa yang akan di katakan nasruddin
*penggunaan kalimat yang menyatakan unsur kelucuan terhadap sesuatu yang serius
13. - apakah tampak kalimat yang menyatakan kelucuan?
      -  ada, yaitu saat nasruddin berkata bahwa sebagian hadirin yang sudah tau apa yang akan ia katakan untutk menceritakan kepada sebagian lainnya yang belum tau. Yang mungkin pada dasarnya nasruddin tidak ingin berkhutbah.


"marla si tukang mimpi" HESTI.H


"khutbah nasruddin" HESTI.H